16 Maret 2012

Aquagenic Urticaria-Air Mata pun Dapat Mengancam Nyawanya

http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2012/03/13/article-2114191-1225624B000005DC-246_306x423.jpg
Katie Dell yang berasal dari Flint, Wales Utara, mengidap aquagenic urticaria yang hanya diderita 35 orang di seluruh dunia. Itu adalah sejenis alergi terhadap air, termasuk air mata dan keringat.

Alergi ini dapat menyebabkan rasa panas terbakar dengan potensi kematian jika bersentuhan langsung dengan kulit. Urtikaria atau yang lebih dikenal sebagai gatal-gatal adalah suatu kondisi pembengkakan yang terjadi di mana saja pada tubuh.

http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQE-H40uhjpf9LRbnlCnj7Nq4FcVpDTRm9A1VoiQU239dz74XwfH-mxsplhaA
Pembengkakan tersebut bisa berwarna pucat, merah muda, atau merah, dengan berbagai ukuran dan meninggalkan bekas yang biasanya hilang dalam sehari.
Namun, aquagenic urticaria adalah alergi yang dipicu oleh semua jenis air.



Gejala itu muncul antara 15 menit sampai dua jam setelah kulit terkena air. Yang lebih parah lagi, meminum air putih saja bisa menyebabkan pembengkakan ringan pada tenggorokan.

Dia terpaksa berhenti bekerja sebagai guru tari karena keringatnya juga menyebabkan reaksi yang menyakitkan di kulit.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUl9VoOJ_7WJUfjqiOljMdjucbJBqqdo_-gy-SS8hpmoDqxPY2vDzZs48NEbwmEymIFHx3NZh8TvOecFNwP9PZgtjYw5ULuqZM6JHINfYUgKs0fI0PLpTyI64KIwi_eNDHv1O2-8Ecz68/s1600/Katie-Dell.jpg
"Kadang-kadang saya merasa seperti tahanan di rumah saya sendiri. Saya memiliki hari-hari di mana saya seharusnya merasakan gerah dan menangis, tapi tentu saja itu tidak bisa saya rasakan. Seseorang bilang aku bisa mati karena hal itu," ujar Dell seperti yang dikutip dari Daily Mail, Kamis (15/3/2012).

"Orang-orang terkadang sulit mengerti kondisi saya dan mereka akan tertawa jika saya bilang bahwa saya tidak akan pernah bisa mandi. Sekarang kondisi saya memang memburuk, walaupun masih tergantung dengan obat-obatan. Saya tidak ingin memikirkan akan seperti apa saya pada 10 atau 15 tahun kemudian," ujarnya.

Dell mulai merasakan gejala tersebut saat berusia 16 tahun ketika ia harus membuang amandelnya. Suaminya yang bernama Andy, juga telah berhenti dari pekerjaannnya untuk menjaga istrinya sepenuh waktu.

"Andy sangat menakjubkan dan dia melakukan semua hal yang saya tidak boleh lakukan, seperti mencuci piring dan mencuci rambut saya," tambahnya.

Saat ini memang belum ada obat untuk menyembuhkan penyakit urtikaria aquagenic dan Dell pun belum berani untuk melakukan kemoterapi.

http://images.mirror.co.uk/upl/m4/dec2011/6/0/katie-dells-50292129.jpg


Tidak ada komentar:

Posting Komentar